Apa itu domain lifecycle?

Saat saya sedang browsing forum hosting di kaskus ada sebuah  thread yang menarik perhatian saya, seorang member yang komplain terhadap salah satu perusahaan hosting karena tagihan domainnya membengkak hingga 10x lipat. WOW kok bisa? ya karena setelah saya baca ternyata hanya sebuah kesalahpahaman akan aturan perpanjangan domain.

Menurut icann.org ada 7 fase pada domain lifecycle (Siklus hidup domain) yakni Availabe -> Registered -> Expired – > Renew -> Redemption -> Pending Delete -> Release.

Sebagai contoh, kita mendaftarkan sebuah domain pada tanggal 1 januari 2010

Tanggal Info Status Domain
1 Januari 2010 Domain didaftarkan Aktif
1 November 2010 Registrar mengirimkan pesan untuk mengingatkan renewal Aktif
1 Januari 2011 Domain Expired, domain tidak dapat lagi digunakan dan ditransfer tapi masih bisa untuk melakukan renewal REGISTRAR-HOLD
2 September 2011 Setelah 40 hari, biasanya registrar menghapus domain, tapi masih bisa direstore kembali namun harga domain menjadi 10x lipat REDEMPTIONPERIOD
9 Februari 2011 Setelah 40 hari, biasanya registrar menghapus domain, tapi masih bisa direstore kembali namun harga domain menjadi 10x lipat REDEMPTIONPERIOD
11 Maret 2011 Setelah 30 hari, domain tidak lagi dapat di restore hingga domain sudah dihapus dan statusnya tersedia kembali, tapi masih bisa direstore kembali namun harga domain menjadi 10x lipat PENDINGDELETE
16 Maret 2011 Setelah 5 hari, status domain menjadi available kembali, akan tetapi jika domain memiliki traffic yang besar biasanya pihak registrar akan mengambil alih domain untuk dilelang. Available

Sangat disarankan untuk merenewal domain sebelum masa expired karena. Table diatas adalah perhitungan untuk gTLD atau domain generic seperti .com & .net, untuk TLD lain status dan aturannya bermacam-macam.